Hidup Nyaman Dengan Kanker
Kutipan


Info
Komentar

Pemesanan

Apa yang dapat saya lakukan untuk menolong diri sendiri?
Bintik yang menghilang
'Leaky' si domba
Hubungan emosional

Daftar Isi

     Pengantar    15
    Prakata   19
Bab 1   Pendahuluan   23
Bab 2   Pengalaman Pribadi   27
Bab 3   Apa Yang Dapat Saya Lakukan Untuk Menolong Diri Sendiri?
   - Memulai
   - Hubungan dengan ahli kanker
   - Tulis semua
   - Jangan mau diintimidasi
   - Membangun hubungan sebagai tim dengan dokter Anda
   - Teman bicara
   - Kanker, stres, dan sistem imunitas
   - Sang pendamping - tugas paling berat
   - Perasaan keluarga
   - Pria bukan gunung
  31
Bab 4   Pengobatan Konvensional
   - Kemoterapi
   - Radioterapi
  49
Bab 5   Menciptakan Lingkungan Yang Menyembuhkan
   - Empat bidang utama
   - Pendekatan positif menuju kesembuhan
  57
Bab 6   Diet (Fungsi-fungsi Dalam Tubuh)
   - Makanan yang terbaik
   - Potasium dan sodium
   - Jenis makanan yang baik dikonsumsi
   - Makanan yang mengandung susu
   - Pilihan yang harus dibuat
   - Es krim langgananku
   - Bahasan khusus mengenai jus
   - Melatih staf hotel
   - Apakah jus dalam kemasan baik?
   - Kapan saat yang tepat menikmati jus segar?
   - Jus yang paling baik
   - Membuat jus segar
   - Program pembersihan tubuh
   - Kombinasi jus lainnya
   - Jus untuk penyakit khusus
   - Catatan
   - Buah-buahan
   - Buah-buahan lainnya
   - Diet harian khusus
  61
Bab 7   Meditasi
   - Kekuatan pikiran
   - Monkey Mind
   - Seberapa kuatkah pikiran kita?
   - Visualisasi kreatif
   - Bintik yang menghilang
   - Tes terbesar belum tiba
   - Mulai panik
   - Memulai meditasi
   - Meditasi dengan bantuan pembimbing
   - Sebuah teknik sederhana
   - Pikiran-pikiran yang mengembara
   - Meditasi terbimbing
   - Meditasi tak terbimbing
   - Trancedental Meditation (TM)
   - "Leaky" si domba

   - Menikmati hari ini
  93
Bab 8   Kesehatan Fisik
   - Sediakan waktu untuk berolahraga
  109
Bab 9   Spiritual
   - Kekuatan yang lebih tinggi
   - Hubungan emosional
  113
Bab 10   Reiki
   - Sejarah singkat
   - Pengalaman reiki yang pertama
  117
Bab 11   Suplemen
   - Tentang selenium
  121
Bab 12   Memandang Ke Masa Depan   125
    Sumber dan Referensi   129
    Tentang Pengarang   131


Bab 3, Halaman 31

Apa Yang Dapat Saya Lakukan Untuk Menolong Diri Sendiri?

Salah satu perasaan paling menyedihkan saat didiagnosa kanker adalah timbulnya perasaan tak berdaya, marah, dan takut.

Berbagai pertanyaan terus-menerus berputar dalam pikiran saya secara tek terkendali.

  • Kenapa saya?
  • Apakah saya akan segera mati?
  • Bagaimana dengan keluarga dan pekerjaan saya?
  • Bagaimana pengobatannya? Kemoterapi dan radioterapi.
  • Apakah penyakin saya akan semakin parah?
  • Apa yang dapat saya lakukan untuk menolong diri sendiri?
  • Ke mana saya dapat minta bantuan?
  • Bagaimana sikap teman dan rekan kerja saya begitu mereka tahu penyakit saya?

Para dokter khususnya ahli kanker, disebabkan tipe pekerjaan mereka, umumnya yakin bahwa mereka bekerja dalam bisnis 'tanpa harapan', sehingga para pasien kanker kerap memandang mereka sebagai orang-orang yang dingin, tak peduli, dan tidak simpatik.

Hal tersebut dikombinasikan dengan keyakinan umum para ahli kanker dan dokter bahwa yang dapat dilakukan pasien kanker hanyalah merelakan tubuh sakit mereka untuk diobati, telah membuat para pasien merasa tak berdaya dan takut.

Oleh karena itu, hal pertama yang harus dimengerti dan dipercaya dalam menghadapi kanker adalah:

Saya MAMPU menolong diri saya sendiri untuk meraih kemungkinan terbaik menuju kesembuhan, dan untuk mencapai kualitas hidup menyeluruh yang lebih baik.



Bab 7, Halaman 98

Bintik Yang Menghilang

Kisah berikut ini mungkin dapat menolong kita untuk mengilustrasikan potensi kekuatan pikiran kita.

Seumur hidup, saya memiliki tanda lahir coklat tua berbentuk bintik 'Hutchinson', kira-kira sebesar koin 6 sen. Bintik tersebut ada di dekat bagian depan dan tengah di leher bawah saya, tempat dua tulang leher bertemu. Selama bertahun-tahun, banyak dokter yang memeriksa bintik 'Hutchinson' ini untuk memastikan bahwa bintik tersebut tidak tumbuh dan bertambah besar. Ternyata bintik tersebut memang tidak berubah baik warna maupun ukurannya.

Setelah melakukan meditasi, saya memutuskan untuk memusatkan pikiran pada bintik ini. Tujuannya, tak lain untuk melatih visualisasi kreatif saya. Jadi, dalam setiap meditasi, saya membayangkan sel-sel darah putih dari sistem kekebalan tubuh saya naik dan menghapus mengenyahkan tanda lahir berwarna coklat tersebut.

Saya merasa sudah semakin mahir dalam hal teknik visualisasi. Dan pada suatu pagi, ketika saya menyikat gigi, saya melihat melalui cermin dan tidak dapat mempercayai mata saya... bintik tersebut telah hilang seluruhnya! Karena tidak percaya, saya memanggil Katherine dan bertanya kepadanya apakah ia melihat bintik saya mengecil.

Ia melihat leher saya, dan dengan wajah bingung berkata, "Mana bintik itu? Kok tidak ada?" Setelah lebih dari 40 tahun, bintik tersebut akhirnya menghilang!

Seminggu kemudian saya mengunjungi dokter ahli kulit saya. Ia pun sangat heran mengetahui apa yang terjadi. Tetapi, seperti kebanyakan dokter, harus ada penjelasan medis untuk segala sesuatu. Ia menjelaskan bahwa adakalanya sistem kekebalan tubuh dapat menyerang objek-objek asing seperti tumor, dan dalam kasus saya bintik 'Hutchinson' mengecil atau dihancurkan sama sekali. Tak diragukan bahwa penjelasan tersebut memang benar. Tetapi, saya tetap heran, apa yang menstimulasi sel-sel darah putih untuk melakukannya?"

Meskipun saya tidak dapat menyimpulkan bahwa meditasi dan visualisasi kreatiflah yang menghilangkan bintik tersebut, tapi saya yakin bahwa pikiran saya memiliki kekuatan untuk menstimulasi sistem kekebalan tubuh yang menghasilkan 'mujizat kecil' ini!

Bab 7, Halaman 105

'Leaky' Si Domba

Meditasi juga bisa membawa kenangan yang mengesankan. Salah satu kenangan yang saya alami adalah ketika Katherine dan saya mengunjungi sebuah peternakan yang berada sekitar 200 km selatan Perth milik teman kami, Geoff dan Ronnie Willis.

Pada pagi pertama, saya memutuskan untuk memanfaatkan cuaca yang cerah, sejuk dan bersih. Saya melakukan meditasi di sebuah pematang yang menghadap danau kecil dan air terjun.

Saat itu pukul 5.40 pagi. Saya menemukan sebuah batu besar yang bsia dipakai untuk duduk. Matahari mulai muncul dari balik pegunungan di kejauhan. Saya yakin ini akan menjadi meditasi yang sangat menenangkan.

Sepuluh menit kemudian, dengan mata terpejam dan pikiran tenang, saya mulai mewaspadai kehadiran 'sesuatu' yang sangat dekat. Tak berapa lama kemudian perasaan tersebut semakin kuat sampai akhirnya dengan perlahan saya menoleh ke arah 'sesuatu' tersebut dan membuka mata. Ternyata ada seekor domba yang besar sekali tepat di depan wajah saya!

Karena tidak ingin merasa gugup, dengan tenang saya menatap matanya yang besar dan hitam, dan melakukan satu-satunya tindakan yang bisa saya lakukan... "Maaf," saya berkata, "Pergilah! Saya sedang meditasi!" Saat itu saya merasa bodoh sekali.

Domba tersebut (belakangan saya tahu domba itu diberi nama "Leaky" yang artinya "bocor" karena ia menderita infeksi pada saluran kencing) tidak mau pergi. Ia memilih melakukan meditasi bersama saya dan menyerap energi ketenangan yang melingkupi kami.

Saya harus katakan bahwa bau napas domba Australia tidak terlalu enak!

 

Bab 9, Halaman 114

Hubungan Emosional

Seperti yang terjadi dalam hidup saya sendiri. Saya percaya bahwa dengan menempatkan harapan yang tinggi, dipadukan dengan keinginan yang dalam untuk menyenangkan semua orang, justru menciptakan lingkungan yang di dalamnya tubuh dan jiwa akan mulai mencari solusi sosial yang dapat diterima untuk keluar dari permainan yang tidak terkalahkan ini! Kemarahan, sakit hati, dan kekecewaan juga bisa menyebabkan kerusakan besar dan menciptakan pola pikir yang berbahaya seiring dengan munculnya ketidakbahagiaan dan perasaan tidak memiliki siapa-siapa. Banyak pasian kanker yang saya kenal, memperoleh manfaat yang besar setelah melalui proses belajar untuk mencintai diri sendiri dan dipernalkan kepada konsep, "Saya OK!"

Dalam menciptakan pendekatan holistik bagi penyembuhan kanker, penting bagi Anda untuk memikirkan masalah-masalah tersebut. Seringkali hal itu memang sulit dilakukan, oleh karena itu konsultasi bisa sangat membantu. Sedangkan masalah-masalah emosional yang sebaiknya dipandang sebagai bentuk penyembuhan yang lain--seperti yang telah saya ungkapkan--hanya dapat berjalan efektif bila dipadu dengan penyembuhan emosional.

Dr. Daniel Benor baru-baru ini mengatakan, "Penyembuhan adalah kemampuan untuk mengeluarkan amarah dan pikiran negatif, tetapi juga memaafkan serta menerima kelemahan orang lain, dan yang lebih sulit, memaafkan kelemahan diri sendiri."

Saya anjurkan bacalah kembali kalimat tersebut, karena memiliki makna yang sangat dalam.

kembali
 

   
home  guestbook  contact us